Kamis, 21 Maret 2013

Mendiagnosis Permasalahan Jaringan Berbasis WAN


MENDIAGNOSIS PERMASALAHAN PERANGKAT JARINGAN BERBASIS WAN

Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan luas atau Wireless merupakan pekerjaan yang harus dilakukan oleh Administrator Jaringan/Teknisi. Pekerjaan ini sangat memerlukan ketelitian dan kesabaran yang tinggi untuk mendapatkan hasil yang baik. PC/Laptop yang terhubung jaringan luas sering kali mengalami gangguan dan gangguan
maupun dari sisi hardware ataupun software. Hal ini disebabkan karena banyaknya pengguna frekuensi atau gelombang 2,4Mhz, gejala alam dan PC/Laptop yang terhubung dalam sistem jaringanberbasis luas (wireless) atau WAN.
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya gangguan dan kerusakan adalah :

§  Tegangan Listrik
Tegangan listrik dapat menyebabkan ganguan apabila tegangan yang dihasilkan tidak stabil sering terjadi naik, turun atau mati mendadak. Perangkat wireless yang kita gunakan seringkali mati mendadak karena sumber listrik mati dan dapat menyebabkan wireless cepat rusak hal ini sangatlah menggangu bagi kita. Sehinga akan mempengaruhi sebuah jaringan
apabila terjadi kerusakan pada wirelesss workstation maupun di rooter server.
§  Mati atau Tidak Berfungsinya Komponen pada perangkat Wireless

Mati atau tidak berfungsinya komponen pada perangkat wireless disebabkan karena ganguan alam (petir, hujan, dan angin kencang) dapat menyebabkan perangkat akan terbakar juga pemakaian yang terlalu lama tanpa adanya perawatan yang berkala.
§  Perangkat Software

Gangguan ini dapat terjadi dari software yang ada diServer atau PC Client, gannguan ini bisa disebabkan oleh tidak jalannya aplikasi di wireless, konflik IP ( Internet Protocol ), dan tidak jalannya proses Proxy Server pada Server, dan masih banyak lagi jenis ganguan software lainnya, solusinya yaitu Admin harus menguasai standart Server dan Client,
ü  Berikut adalah cara pemeriksaannya :

*Periksa apakah kartu jaringan rusak secara fisik atau tidak
*Periksa apakah kabel sudah dipasang secara benar sesuai dengan prosedur
*Periksa apakah ada kerusakan pada Hub jaringan
*Periksa software jaringan
*Periksa apakah kartu jaringan sudah diaktifkan melalui bios
*Periksa driver untuk kartu jaringan apakah sudah terpasang
*Periksa apakah kartu jaringan sudah dikonfigurasikan IP-nya

Dengan melakukan pemeriksaan tersebut maka kita bisa memilah jenis masalah yang timbul dan melakukan trouble shootig berdasar jenis permasalahan yang muncul.
Supaya tidak terjadi kerusakan saat pemakaian perangkat jaringan baik berupa hardware maupun software maka kita perlu memperhatikan langkah isolasi kerusakan.
ü  Berikut adalah langkah isolasi kerusakan :

¤¤¤ Kerusakan Perangkat Keras (Hardware)
*Sebelum memasang perangkat jaringan, sebaiknya kita periksa secara cermat apakah terdapat cacat   
  secara fisik pada perangkat tersebut.
*Bacalah manual dari setiap perangkat untuk mengukur kemampuan kerja dari alat tersebut.
*Jika terdapat kerusakan pada alat, langsung lakukan penggantian alat.
*Jangan pernah memaksakan alat untuk bekerja melebihi kemampuan alat tersebut.
¤¤¤ Kerusakan Perangkat Lunak (Software)
*Gunakan driver perangkat jaringan yang sesuai, dan direkomendasikan oleh si pembuat perangkat        
   jaringan.
*Jangan pernah membiarkan PC/Laptop tanpa software anti virus, karena virus bisa menyerang     
  melalui jaringan dan bisa mengganggu koneksi jaringan.
*Gunakan software supaya bisa monitoring kinerja jaringan untuk mendeteksi permasalahankoneksi    
   lebih dini.

Untuk menghindari kerusakan yang lebih parah lagi baik hardware maupun software maka perawatan dan pengawasan harus rutin diperlukan secara bekala.

Demikian Postingan dari Saya, semoga bermanfaat

1 komentar: